Teknoreviews.com - Chromebook Pixel high-end dari Google sedang naik daun ketika sistem online sedang merajai sistem komputasi modern. Salah satu Chromebook Pixel yang paling diunggulkan di pasaran saat ini adalah HP Chromebook hasil racikan dari HP. HP kembali meluncurkan mesin hasil racikan terbarunya yang bernama HP Chromebook 11. Perangkat ini dilengkapi dengan layar IPS yang jernih dan ditampilkan dengan kerapatan piksel sebesar 239 ppi, yang mana dengan spesifikasinya ini banyak yang mempertanyakan apakah mesin dari Google ini mampu memuaskan para penggunanya dengan harga Rp 3,2 jutaan.
HP Chromebook 11 "terinspirasi" oleh desain Pixel. Ini adalah perangkat dengan tampilan yang bersih dan sangat portabel, dan sangat menarik jika dilihat secara kasat mata. Selebihnya, perusahaan ini telah memilih langkah yang tepat dengan menurunkan harga dari Chromebook high-end tanpa mengurangi pengalaman dari Chromebook itu sendiri.
Desain
Secara sederhana, ini adalah perangkat terbaik untuk pilihan Chromebook mana mesin ini telah memilih warna putih mutiara dalam harga yang dibanderolnya. Sebagian tubuhnya terbungkus dengan bahan material plastik, yang mana mengingatkan kita akan produk MacBook dari Apple dua tahun yang lalu yang masih menggunakan bahan polikarbonat putih.
Dari tutup hingga renggang antara tombol keyboard-nya, HP Chromebook 11 ini memancarakan cahaya di sela-sela tombolnya dan disetiap sudutnya dengan pengecualian matte hitam, logo bezel dan sekitarnya. Tampak hebat, tapi itu berarti bahwa mesin ini rajin mengoleksi sidik jari dari sang pengguna.

Layar
Meskipun kita berpikir Google memiliki ide yang tepat dengan Chrome OS, ketergantungan pada internet untuk menyediakan fungsionalitas melalui layanan online dan Chrome Store apps akan menciptakan pertarungan antara penggunanya dengan mesin ini.
HP Chromebook 11 ini digadang-gadang akan menjadi alat untuk menjegal keberadaan dari Surface 2 yang memiliki fungsionalitas serupa dengan Chromebook, dan Google berusaha semenarik mungkin untuk memadamkan sinar dari Surface tersebut.
HP Chromebook 11 membawa layar dengan ukuran sebesar 11 inci dengan resolusi 1366 x 768 yang memberikan sudut pAndang lebar sebesar 176 derajat berkat masuknya panel IPS yang menyediakan warna hitam yang dalam dan membuat warna lebih ‘pop’. Animasi yang disediakan oleh Chrome OS juga ditampilkan lebih menarik dari sebelumnya.
Spesifikasi
Akhirnya, pada titik harga, Chromebook 11 akan harus membuat pengorbanan sedikit salah satunya adalah prosesor. HP memutuskan untuk menggunakna prosesor dual-core Samsung Exynos 5250 yang didukung oleh RAM sebesar 2GB. Chrome OS secara alami sangat ringan ketika dijalanankan, sehingga dengan downgrade sekalipun, kita masih bisa melihat kecepatan dari mesin ini bangun dari tidurnya ketika dalam posisi sleep.
Perangkat itu sendiri beratnya 1.04kg, sehingga ini merupakan mesin portabel yang bisa Anda smasukkan ke dalam tas sampirng tanpa harus berpikir panjang. Tapi ini bukanlah mesin yang super ringan, berat yang dibawanya sama dengan Ultrabook dari Intel kebanyakan. Hadir dengan penyimpanan internal 16GB, yang mana Anda bisa gunakan untuk menginstal beberapa aplikasi tambahan dari Chrome Web store.
Konektivitas
Satu-satunya port yang dapat ditemukan pada Chromebook 11 berada di sisi kiri tubuh, yang paling menonjol menjadi slot micro-USB yang digunakan untuk mengisi daya perangkat. Port lainnya termasuk dua konektor USB 2.0 dan jack headphone, dan webcam VGA menghadap ke depan ini bertempat di bagian atas tutup perangkat.
Keyboard dan trackpad
Sebuah laptop dengan harga yang ditawarkannya ini tidak akan pernah membayar Anda dengan keyboard sekelas Apple MacBook Air, tapi Chromebook 11 menawarkan pengalaman mengetik yang nyaman untuk penggunaan yang lama, dan memiliki jarak yang sesuai antara tuts keyboard satu dengan yang lainnya. Ada juga baris tombol pintas Chrome OS yang spesifik di bagian atas. Trackpad yang ditawarkannya pun cukup responsif, dan mendukung dua hingga tiga jari untuk switching di dalam Chrome.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, HP Chromebook 11 ini benar-benar memberikan pengalaman premium dengan harga dibawah kelas premium dan dapat dipastikan ini merupakan Chorembook pertama yang menggoda para penggemar Pixel di luar sana. Tetapi harus diingat bahwa pada harga ini, Chromebooks yang pasti akan menjadi pesaing yang patut diperhitungkan di masa yang akan datang.